PEKAN BAKTI MAHASISWA
DI DUSUN SEMPARONG PARET RADEN
Pada hari sabtu kami semua fakultas syariah berkumpul di halaman
kampus institut agama islam negeri pontianak, pada pukul 12.00 siang kami
berkumpul untuk berangkat pekan bakti mahasiswa yang akan menuju sei kunyit di
Kabupaten Mempawah,
Aku mendapat kelompok I yang di
tugaskan di Dusun Semparong Paret Raden, di waktu perjalanan, kami melihat bis
kelompok 3 dan 4 mogok di jalan imam bonjol dan bis kami ikut berenti juga
untuk membantu bis kelompok 3 dan 4, setelah cukup lama kami berhenti tersebut,
kami lanjut jalan lagi.
Setelah sampai di Dusun Semparong Paret Raden, kami langsung
bersiap-siap untuk mengadakan acara pembukaan di dusun semparong paret raden,
dan kami sudah siap semua kami langsung menuju musholla yang tidak jauh dari
posko kami, setelah sampai di musholla kami langsung sholat maghrib, setelah
sholat kami sebagian ada yang mengajar ngaji dan sebagian lagi mengundang warga
untuk menghadiri acara pembukaan pekan bakti mahasiswa, warga semua sudah di
undang kami langsung kembali lagi musholla untuk sholat isya’, setelah sholat
isya’ acara pun di mulai, warga yang datang cukup lumayan banyak tapi tidak
semua warga yang datang tapi yang penting acara nya berjalan lancar tidak ada
hambatan sekali berkat atas izin sang mahakuasa yaitu Allah swt. Setelah acara
nya selesai kami kembali posko kami, setelah sampai di posko kami, kami
langsung santai sambil makan malam dan langsung briving dan evaluasi untuk
kegiatan besok pagi, setelah briving dan evaluasi selesai kami pun langsung
istirahat malam.
Pada hari minggu pukul 04.00 kami sudah bangun untuk melanjut kan
kegiatan yang kami buat bersama. Yang pertama kegiatan kami yaitu sholat subuh
berjama’ah di mushollah dan lansung mengajar ngaji anak-anak di dusun tersebut,
pada pukul 06.00 kami kembali lagi posko kami untuk mengikuti senam pagi,
setelah senam kami sarapan dengan susu energen dan ada yang lansung mandi, pada
pukul 07.00 kami lanjut sosialisai terhadap masyarakat dusun semparong paret
raden, dan kami banyak tau hal hal yang ada di daerah semparong paret raden dan
termasuk masalah ekonomi di dusun tersebut. Masalah ekonomi yang pertama yaitu
masalah pertanian sahang yang dimana sahan di dusun banyak mati dan tidak bisa
menanam sahang kembali disebabkan tanah nya tidak sebagus pada tahun yang lalu.
Masalah yang kedua yaitu harga hasil pertanian tersebut.
Ini uraian
harga hasil pertanian di dusun semparong paret raden sebagai berikut:
1.
Harga
Sahang yang biasa nya sampai 200.000 perkilo dan sekarang menurun menjadi
45.000 perkilo.
2.
Harga
Buah kelapa yang biasa harga nya 1 buah kelapa bisa sampai 3000, dan sekarang
menjadi 1000 untuk satu buah kelapa.
3.
Harga
pinang yang biasa harga nya 20.000 perkilo dan sekarang menjadi 10.000 perkilo.
Itulah daftar harga hasil pertanian tersebut.
Setelah bersosialisasi kami berjalan
kembali untuk mendatangi rumah warga yang lain, setelah berjalan tidak berapa
lama kami pun berhenti dirumah warga yang lagi berkumpul dan kami pun
menghampiri rumah warga tersebut, setelah sampai didepaan rumah kami pun
dipersilahkan duduk, kami pun duduk setelah berjelang satu menit kami mengobrol
sama warga tersebut, dan saya pun menanyakan masalah perekonomian di dusun
tersebut, dan warga tersebut menjawab sama dengan rumah warga yang pertama
singgah tersebut, setelah asik mengobrol tidak terasa waktu sudah pukul 11.00
siang, kami pun ijin pamit untuk kembali ke posko kami untuk siap sholat zhuhur
berjamaah, setelah sampai di posko kami di ajak oleh warga untuk mengambil buah
pisang dirumah warga tersebut, dan kami pun langsung ikut kerumah warga
tersebut,
Inilah kami
yang lagi foto bareng bersma warag yang mempunyai pohon pisang, setelah
mengambil buah pisang kami langsung mengupas kulit nya bersama-sama biar cepat
selesai nya.
Pada pukul 02.00 kami berangkat ke
madrasah untuk sosialisai di madrasah tersebut dan minta izin untuk membantu
mengajar di madrasah tersebut, setelah sampai di madrasah kami langsung ke
rumah kepala sekolah dan setelah menghadap kepala sekolah kami langsung masuk
kelas madrasah tersebut dan kami memberi perkenalan terhadap murid-murid yang
ada di madrasah tersebut setelah memperkenal satu persatu kami pun pamit
pulang, di perjalanan kami bingung mau kemana. Dan rencana awal kami pingin mau
kerumah kepala sekolah SD 21 semparong dikarnakan rumah kepala sekolah jauh
kami urungkan mau pergi ke rumah kepala sekolah tersebut, dan kami pun pulang
ke posko, sesampai di posko kami melihat jam pukul 02.50, kami yang laki-laki
langsung berjalan tidak berhenti lagi ke posko kami langsung ke musholla untuk
sholat ashar berjamaah, setelah sholat ashar kami bermain dengan anak-anak di
dusun semparong, dengan asik nya kami bermain sampai kami lupa bahwa hari mulai
gelap tepat pukul 05.12, kami pun berhenti bermain dan langsung mandi di paret
atau di sebut sungai kecil di situ lah saya dan kawan saya mandi.
Pada malam pukul 08.00 kami briving
dan evaluasi kembali untuk menceritkan
kembali apa yang telah diperbuat pada siang hari tersebut, dan hasil briving
membuah kan hasil apa yang menjadi masalah ekonomi di dusun semparong paret
raden, dan menemukan solusi untuk memperbaiki ekonomi di dusun tersebut.
Setelah hasil evaluasi sudah ditemukan kami pun kembali ke tempat tidur
masing-masing dan ada yang masih main hp dan ada yang langsung tidur dan bagian
pengurus PBM dia masih rapat untuk membuat prokja untuk besok.
Hari senin
tanggal 25,02,2019, 04.00
Kami mulai bangun untuk sholat subuh
dan mengajar ngaji anak-anak dan setelah ngaji kami langsung kembali lagi ke
posko kami untuk melakukan senam rutin setiap pagi, selesai senam kami sarapan
bubur kacang hijau, dan hari ini saya piket masak dan yang lain berangkat ke
sekolahan untuk minta ijin dan langsung
soaialisai terhadap sekolahan tersebut, waktu saya piket masak saya bingung mau
masak apa hari ini, setelah berpikir beberapa menit dan akhir nya menemukan ide
nya yaitu masak sambil ikan tri, dan saya pun mulai mencari rempah-remapah
masak untuk sambal ikan tri, rempah nya ialah: cabai kering, bawang merah,
bawang putih, ikan tri, dan cabai rawit. Setelah bahan-bahannya sudah terkumpul
semua, saya pun lanjut masak sambal ikan tri, setelah semuanya sudah beres dan
tinggal menunggu kawan yang lain pulang, saya pun keluar rumah untuk melihat
pemandangan di luar rumah, saya pun melihat ada warga yang lagi menjemur sahang
di depan rumahnya dan saya membantu menjemur sahang tersebut, setelah selesai
menjemur sahang saya langsung kembali ke rumah, mumpung yang lain belum datang
saya sempat mencuci baju.
Cukup segini
cerita pekan bakti mahasiswa saya
Semoga yang
membaca dapat ilmu nya walaupun sedikit
Wa alaikum
salam warah martullah weberokatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar