Sabtu, 06 April 2019

BIOGRAFI NADIYA


Nadiya, adalah seorang mahasiswi di IAIN Pontianak, dia kuliah sambil kerja di jalan panglima ai’m sebagai menjual burger. Nadiya bercirikan tinggi kurus, dan kalau berbicara kurang jelas, dan orangnya menakutkan kalau lagi marah.Nadiya lahir pada tanggal 18 juli 2000 di selakau, kabupaten sambas, kalimantan barat.
Nadiya menempuh pendidikan formalnya dari SD Negeri 22, sungai nyirih ( tamat 2012), dan melanjutkan ketingkat SMP Negeri 1 Selakau ( tamat 2015), lalu menruskan SMA Negeri 01 selakau ( tamat 2018). Kemudian dia melanjutkan kejenjang lebih tinggi yaitu masuk perguruan tinggi di IAIN Pontianak, prodi hukum ekonomi syariah, fakultas syariah. Sampai sekarng dia kuliah di IAIN Pontianak.
            Pada masa SD, dia sudah melakukan jualan di sekolahnya dan berjualan berkeliling kampung, semenjak itu nadiya mulai mengetahui begitu susahnya untuk mencari riski yang halal, di dalam berjualan dia tidak pernah merasakan malu terhadap teman-temanya, walaupun dia pernah di ejek oleh temannya, akan tetapi dia lawan dengan teguran yang lembut, tidak pernah beliau membalasnya dengan ejekan juga, semasa SD dia sering ditinggalkan orang tuanya keladang, biasanya tinggalkan orang tuanya sampai 2 hari, semenjak ditinggalkan orang tua dia sering tinggal dirumah neneknya dan biasanya tinggal sendirian di rumahnya, semenjak itu dia langsung giat belajar dan berjualan nye pun semakin semangat.
            Pada masa SMP, dia masih melanjutkan jualannya keliling kampunng dan menitipkan di toko-toko. Dia berjualan gorengan dan berjualan ikan yang hasil tangkapan ayah nya dilaut, sejak SMP dia banyak yang dikerjakannya seperti merawat adik-adiknya, di bangku SMP dia pernah mendapatkan prestasi lomba voli mendapatkan juara 2 di kecamatan selakau, setelah tamat SMP dia sendiri yang membayar uang perpisahannya dan daftar di SMA Negeri 01.
            Pada masa SMA, dia ganti posisi yang biasanya jualan gorengan menjadi jualan hijab dan kerupuk makroni, yang dititipkan ditoko-toko yang dekat di sekolahannya, semenjak SMA dia mempunyai tabungan sendiri yang hasil keringatnya sendiri tanpa meminta uang kepada orangtuanya, dan dia mengikuti organisasi pramuka, dari mengikuti organisasi dia banyak dapat pengalaman seperti dapat tambahan baru seperti mengajari anak SD pramuka yang gajinya lumayan untuk tambahan masuk perguruan tinggi.
             Waktu daftar perguruan tinggi, dia daftar melalui span-ptkin dengan memilih prodi pendidikan agama islam dan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di IAIN Pontianak dan di IAIN Bukit tinggi (sumatera barat), dan jalur span-ptkin dia tidak lulus dan dia daftar lagi jalur UM-ptkin, dengan memilih prodi yang sama dengan span-ptkin, dan menambah satu prodi yaitu pendidikan bahasa arab di fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan. Dia tes nya di gedung zuhri lantai 4, dan hasil tes nya tidak memuaskan hati karna tes tersebut dia tidak lulus lagi, tapi dia tidak pernah menyerah walaupun sudah berapa kali tidak lulus di jalur span-ptkin dan um-ptkin, dia masih daftar lagi di jalur Mandiri dengan memilih prodi hukum ekonomi syariah dan kukum keluarga islam, dia tes di gedung zuhri lantai 2, dan hasil tes tersebut dia lulus diprodi hukum ekonomi syariah. Dan dia merasakan bahagia walaupun prodi nya itu bukan yang diminati sebenarnya karna dia pinginnya lulus di pendidikan agama islam atau pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, tapi dia bersyukur walaupun bukan prodi yang diminatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari raya idhul fitri yang menyenangkan

LEBARAN YANG DINANTIKAN Assalamu alaikum wr. wb Lebaran tahun ini terasa sangat bahagia, lebaran ini sangat unik berbagai corak yang ada...