Ramadhan yang dinantikan
Ramadhan tahun ini sangat bahagia, dikarenakan saya dapat berkumpul dengan keluarga di rumah dapat berbuka bersama keluarga, dulu saya puasa pertama dibulan ramadhan itu di ketapang, dan waktu itu saya sedih karna puasa pertama bukan di rumah.
Bulan Ramadhan ini sangat menyenangkan walaupum sunyi karena tidak ada teman yang akrab sama saya lain waktu dulu selagi saya masih diketapang, banyak teman yang akrab, sedang dipontianak kawan banyak sibuk sendiri entah apa yang dia sibukkan, tapi saya masih terasa amat senang yang penting semua keluarga dirumah berkumpul semua tidak ada yang masih dipondok.
Puasa pertama di rumah terasa lengkap semua keluarga di rumah semuanya ada dan tidak ada yang di kampung orang atau bisa di sebut masih di pondok dan sekarang sudah berkumpul dan saur bersama durumah yang sangat sederhana ini, meski sederhana tapi banyak cerita dalam rumah yang sederhana ini apalagi sudah memasuki bulan ramadhan yang amat suci ini.
Saya puasa pertama di rumah, saya ikut ayah membagus grobak yang rusak punya bos ayah ku, aku ikut ayah ku sangat tulus mau membantu, supaya ayah ku tidak terlalu capek membaguskan grobak tersebut apalagi ini hari pertama puasa di bulan ramadhan pasti akan terasa lelah dan haus, dari itu saya membantu ayah ku bekerja walaupun tidak banyak membantu, tapi yang penting ialah dapat mengurangi pekerjaan ayah walaupun sedikit, saya di sana sangat membantu buat ayah. Saya hanya membantu pasang atap gerobak dan ayah saya buat pintu gerobak dan ban gerobak, setelah mendengar adzan zhuhur kami pun berenti sejenak untuk melaksanakan sholat zhuhur ditempat keluarga saya yang tidak jauh dari tempat kami bekerja, setelah sholat kami lanjut kembali bekerja.
Setelah pekerjaan kami selesai kami di upah sebesar 200.000, itu menurut kami sangat memuaskan untuk buka pausa nanti, sesampai dirumah saya langsung bersiap-siap untuk berbuka puasa. Setelah sudah bersiap-siap kami tinggal menunggu azan maghrib yang kami nantikan untuk berbuka puasa. Pada saat berbuka saya melahap semua yang ada dihadapan saya, saya bukan rakus melahap semuanya tapi rasanya lapar sudah seharian puasa. Dan buka puasa hari ini sangat menyenangkan sekali dari pada bulan ramadhan yang lalu akan tetapi bulan ramadhan yang lalu senang juga tapi buka puasa tidak bersama keluarga rasanya ada yang kurang walaupun saya buka puasa dirumah kawan ku, saya rasanya mau nangis kalau sudah mengingat masa lalu itu dan saya tidak mau puasa pisah dengan keluarga lagi, kecuali sudah berkeluarga.
Setelah berbuka puasa, saya bersiap-siap untuk sholat terawih yang kedua kalinya, saya menunggu adzan isya' sambil nonton tv, setelah adzan isya' berkumandang barulah saya berangkat kemasjid, dimasjid masih ramai seperti hari pertama kali sholat terawih, setelah terawih saya masih tetap dimasjid untuk ikut tadarusan juga, yang ikut tadarusan hanya sedikit hanya 5 orang yang ikut tadarusan, entah kemana yang lain, tapi saya uznuzhon kali yang ada kesibukan masing-masing. Setelah tadarusan saya langsung pulang kerumah, langsung menuju kedapur untuk makan lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar