Kamis, 06 Juni 2019

Hari raya idhul fitri yang menyenangkan

LEBARAN YANG DINANTIKAN
Assalamu alaikum wr. wb
Lebaran tahun ini terasa sangat bahagia, lebaran ini sangat unik berbagai corak yang ada di hamparan jalan dan di rumah-rumah yang berhiasan sangat unik. Pada malam takbiran suara yang bertaburan dengan takbiran di mana-mana dan suara meriam yang tidak lepas selama setahun sekali yang di adakan di tepian sungai kapuas. Suara meriam yang mengagetkan semua orang yang lagi santainya.
Pada malam takbiran saya pergi untuk menonton meriam yang berada di tanjung raya 1 dan di tepian taman alun-alun kapuas. Di situ banyak meriam yang beraneka ragam dan warna yang unik semacam warna pelangi, suara meriam yang saling berperang di sebelah tanjung raya melawan meriam yang berada di sebelah sungai kapuas. Saya dan teman saya hanya berjalan-jalan, hanya jalan-jalan bukannya nonton meriam, saya pun tidak terlalu suka yang sangat keras tapi karena ada setahun sekali saya ikut meramaikan juga di tepian sungai kapuas.
Pada pagi harinya saya siap-siap untuk sholat idhul fitri yang dilaksanakan di masjid miftahul jannah yang tidak jauh dari rumah saya, dan khutbahnya itu sangat memberi masukan kepada saya terutama bagi saya sendiri. Setelah selesai sholat saya langsung menghapiri kedua orang tua saya dan langsung minta maaf, karena saya banyak salah kedua orang tua saya, apalagi saya yang mengecewakan kedua orang tua saya.
Setelah selesai minta maaf, saya dan sekeluarga di rumah, kami ziarah ke kuburan adik saya di paris II, setelah sampai di kuburan adik, kami langsung membacakan yasin dan mendo’akan adik saya semoga tenang di alam kubur, setelah ziarah kami silatuhrahmi, sesampai di rumah keluarga ternyata tidak ada di rumahnya, karena tidak ada orangnya kami langsung pulang ke rumah, sesampai di rumah kami istirahat sebentar, setelah cukup lama istirahat kami pun langsung siap-siap untuk berangkat ke rumah nenek yang tinggal di kampung.
Di rumah nenek saya langsung menghadap nenek yang lagi duduk santai di rumahnya, saya langsung minta maaf ke nenek dan kakek, setelah minta maaf saya langsung duduk dekat orang tua saya dan sambil makan kue lebaran yang di suruh makan oleh nenek, setelah sudah menghilangkan lelah. Setelah di rumah nenek sekeluarga silatuh rahmi ke keluarga yang ada di di parit semarang sampai jam 10 malam. Setelah itu orang tua saya nginap di rumah nenek dari sebelah ayah dan saya nginap di rumah bibi dari sebelah mamak.


Minggu, 12 Mei 2019

Ramadhan yang saya nantikan

Ramadhan yang dinantikan
Ramadhan tahun ini sangat bahagia, dikarenakan saya dapat berkumpul dengan keluarga di rumah dapat berbuka bersama keluarga, dulu saya puasa pertama dibulan ramadhan itu di ketapang, dan waktu itu saya sedih karna puasa pertama bukan di rumah.
Bulan Ramadhan ini sangat menyenangkan walaupum sunyi karena tidak ada teman yang akrab sama saya lain waktu dulu selagi saya masih diketapang, banyak teman yang akrab, sedang dipontianak kawan banyak sibuk sendiri entah apa yang dia sibukkan, tapi saya masih terasa amat senang yang penting semua keluarga dirumah berkumpul semua tidak ada yang masih dipondok.
Puasa pertama di rumah terasa lengkap semua keluarga di rumah semuanya ada dan tidak ada yang di kampung orang atau bisa di sebut masih di pondok dan sekarang sudah berkumpul dan saur bersama durumah yang sangat sederhana ini, meski sederhana tapi banyak cerita dalam rumah yang sederhana ini apalagi sudah memasuki bulan ramadhan yang amat suci ini.
Saya puasa pertama di rumah, saya ikut ayah membagus grobak yang rusak punya bos ayah ku, aku ikut ayah ku sangat tulus mau membantu, supaya ayah ku tidak terlalu capek membaguskan grobak tersebut apalagi ini hari pertama puasa di bulan ramadhan pasti akan terasa lelah dan haus, dari itu saya membantu ayah ku bekerja walaupun tidak banyak membantu, tapi yang penting ialah dapat mengurangi pekerjaan ayah walaupun sedikit, saya di sana sangat membantu buat ayah. Saya hanya membantu pasang atap gerobak dan ayah saya buat pintu gerobak dan ban gerobak, setelah mendengar adzan zhuhur kami pun berenti sejenak untuk melaksanakan sholat zhuhur ditempat keluarga saya yang tidak jauh dari tempat kami bekerja, setelah sholat kami lanjut kembali bekerja.
Setelah pekerjaan kami selesai kami di upah sebesar 200.000, itu menurut kami sangat memuaskan untuk buka pausa nanti, sesampai dirumah saya langsung bersiap-siap untuk berbuka puasa. Setelah sudah bersiap-siap kami tinggal menunggu azan maghrib yang kami nantikan untuk berbuka puasa. Pada saat berbuka saya melahap semua yang ada dihadapan saya, saya bukan rakus melahap semuanya tapi rasanya lapar sudah seharian puasa. Dan buka puasa hari ini sangat menyenangkan sekali dari pada bulan ramadhan yang lalu akan tetapi bulan ramadhan yang lalu senang juga tapi buka puasa tidak bersama keluarga rasanya ada yang kurang walaupun saya buka puasa dirumah kawan ku, saya rasanya mau nangis kalau sudah mengingat masa lalu itu dan saya tidak mau puasa pisah dengan keluarga lagi, kecuali sudah berkeluarga.
Setelah berbuka puasa, saya bersiap-siap untuk sholat terawih yang kedua kalinya, saya menunggu adzan isya' sambil nonton tv, setelah adzan isya' berkumandang barulah saya berangkat kemasjid, dimasjid masih ramai seperti hari pertama kali sholat terawih, setelah terawih saya masih tetap dimasjid untuk ikut tadarusan juga, yang ikut tadarusan hanya sedikit hanya 5 orang yang ikut tadarusan, entah kemana yang lain, tapi saya uznuzhon kali yang ada kesibukan masing-masing. Setelah tadarusan saya langsung pulang kerumah, langsung menuju kedapur untuk makan lagi.

Jumat, 26 April 2019

Artikel Generasi milenial


KEHIDUPAN GENERASI MILENIAL SOSIAL
Oleh    :M. faruq

Tidak jarang kita mendengar kata milenial pada masa sekarang. Apakah generasi milenial itu sebuah generasi tumbuh masa sekarang atau sebaliknya?. Apakah generasi milenial itu lebih bagus dari generasi x?, dan apakah generasi milenial peduli terhadap kependudukan sekitarnya?.
Generasi milenial ialah yang lahir pada tahun 1995 keatas atau dalam usia 17 tahun samapai 35 tahun, menurut  saudarai nadiya yang dimana generasi ini sangat berkembangnya teknologi dan generasi ini sangat bergantung dengan teknologi, generasi anak-anak muda yang menuju kebangkitan bangsa dengan kemajuan teknologi. Sedangkan generasi x ialah generasi yang usia 36 tahun keatas dan generasi x yaitu zamannya masih belum semuanya mengetahui apa itu dunia elektronik dan bisa juga dikatakan golongan tua. Kita pasti mengetahui apa perbedaan generasi milenial dengan generasi x, yaitu dengan perubahan sikapnya dari generasi milenial seperti dari menghargai atau kepeduliannya dengan kependudukan, sedangkan generasi x masih memperdulikan kependudukan yang ada di sekitarnya.
Pada zaman sekarang sedikitnya generasi milenial yang peduli kependudukan masyarakat,  dan sebagian yang lain masih mengedepan egonya sendiri, tetapi kebanyakan generasi milenial sekarang masih ada yang peduli kependudukan seperti di daerah pedesaan, tidak jarang generasi milenial sekarang meranggapan bahwa sekarang zaman now, zaman yang banyak perubahan dari zaman dulu seperti hilangnya  gotong royong.
Generasi milenial pedesaan masih peduli dengan kependudukan yang masih terikat kepentingan kebersamaan, dan melakukan sesuatu yang berkaitan kependudukan seperti gotong royong, dan kepdulian terhadap masyarakat sekitarnya. Generasi milenial dipedesaan tidak terlalu hipnotis dengan dunia elektronik, dia masih meranggapan bahwa dunia elektronik banyak keburukan dari kebaikannya, kebaikan dari dunia elektronik itu dapat menjangkau apa yang kita tidak ketahui saja, sedangkan dari keburukannya sungguh banyak seperti hilangnya kepedulian terhadap penduduk. Dan menurut pandangan saya terhadap generasi milenial pedesaan dan perkotaan seperti dibawah ini.
Generasi milenial perkotaan jarang sekali yang peduli terhadap kependudukan di sekitarnya, walapun ada yang peduli tetapi itu sedikit tidak seperti anak milenial dipedesaan, anak melinial perkotaan terhipnotis dengan adanya dunia elektronik, yang mengakibatkan hilangnya kepdulian terhadap penduduk yang lain, anak melenail diperkotaan susah mencari yang masih peduli kependudukannya sendiri.
Generasi milenial seharusnya mempunyai kepedulian terhadap masyarakat sekitarnya jangan hanya terpojok dengan sesuatu barang yang mengakibatkan hilangnya rasa kepedulian terhadap kependudukan, jadi mulailah menumbuhkan kebiasaan dalaam mengaktivasi kepdulian terhadap masyarkat sekitar, seperti membuat sesuatu yang dapat menumbuhkan potensi anak milenial ini yang mempunyai jiwa kepedulian sesama masyarakat, di zaman sekarang sangatlah kurang kepedulian terhadap kependudukan.
Di masa sekarang tumbuhkan jiwa kepedulian sesama masyarakat, walaupun dari upaya  kesadaran terhadap kependudukan dengan sedikit demi sedikit, itu sangat membuahkan hasil yang bagus untuk generasi milenial, dalam upaya untuk membuahkan generasi milenial yang peduli kependudukan, ialah memberi pelajara positif kepada generasi milenial, supaya membuahkan genersi milenial yang berguna bagi penduduk, yaitu denagn adanya kebangkitan dari diri sendiri dan dibantu oleh generasi x, mengapa hal-hal seperti itu disebutkan di atas, tentu untuk generasi milenial yang peduli kependudukan. Beberapa di antaranya, pertama tingkat kepedulian kita dan masyarakat kita terhadap kependudukan yang memang rendah.
Mengingat tingkat kepedulian dan rendahnya tingkat pemahaman kependudukan, maka mengupayakan generasi milenial untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang apa yang diperbuat untuk dapat membantu kependudukan tersebut, harus ditempuh dengan membangun kemampuan dan pengetahuan tentang kependudukan.
Generasi milenial dapat membangun kepeduliannya terhadap kependudukan dengan menumbuhkan minat membaca, yang berdampak kepasitas, mengindentifikasi, menganilisis dan lebih tinggi lagi secara aktif kreatif, inovative, dan lebih produktif dalam memecahkan persoalan-persoalan yang timbul ditengah masyarakat. Generasi milenial yang peduli terhadap kependudukan pasti akan membuat sesuatu yang dapat memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat sekitarnya, jadi generasi milenial zaman sekarang harus mempunyai kepedulian terhadap penduduk maupun disekitarnya atau yang jauh, untuk menjadi generasi milenial yang peduli kependudukan harus mempunyai kesadaran dari diri sendiri dan melakukan aktivas yang dapat membantau kepada masyarakat.

Sabtu, 06 April 2019

BIOGRAFI NADIYA


Nadiya, adalah seorang mahasiswi di IAIN Pontianak, dia kuliah sambil kerja di jalan panglima ai’m sebagai menjual burger. Nadiya bercirikan tinggi kurus, dan kalau berbicara kurang jelas, dan orangnya menakutkan kalau lagi marah.Nadiya lahir pada tanggal 18 juli 2000 di selakau, kabupaten sambas, kalimantan barat.
Nadiya menempuh pendidikan formalnya dari SD Negeri 22, sungai nyirih ( tamat 2012), dan melanjutkan ketingkat SMP Negeri 1 Selakau ( tamat 2015), lalu menruskan SMA Negeri 01 selakau ( tamat 2018). Kemudian dia melanjutkan kejenjang lebih tinggi yaitu masuk perguruan tinggi di IAIN Pontianak, prodi hukum ekonomi syariah, fakultas syariah. Sampai sekarng dia kuliah di IAIN Pontianak.
            Pada masa SD, dia sudah melakukan jualan di sekolahnya dan berjualan berkeliling kampung, semenjak itu nadiya mulai mengetahui begitu susahnya untuk mencari riski yang halal, di dalam berjualan dia tidak pernah merasakan malu terhadap teman-temanya, walaupun dia pernah di ejek oleh temannya, akan tetapi dia lawan dengan teguran yang lembut, tidak pernah beliau membalasnya dengan ejekan juga, semasa SD dia sering ditinggalkan orang tuanya keladang, biasanya tinggalkan orang tuanya sampai 2 hari, semenjak ditinggalkan orang tua dia sering tinggal dirumah neneknya dan biasanya tinggal sendirian di rumahnya, semenjak itu dia langsung giat belajar dan berjualan nye pun semakin semangat.
            Pada masa SMP, dia masih melanjutkan jualannya keliling kampunng dan menitipkan di toko-toko. Dia berjualan gorengan dan berjualan ikan yang hasil tangkapan ayah nya dilaut, sejak SMP dia banyak yang dikerjakannya seperti merawat adik-adiknya, di bangku SMP dia pernah mendapatkan prestasi lomba voli mendapatkan juara 2 di kecamatan selakau, setelah tamat SMP dia sendiri yang membayar uang perpisahannya dan daftar di SMA Negeri 01.
            Pada masa SMA, dia ganti posisi yang biasanya jualan gorengan menjadi jualan hijab dan kerupuk makroni, yang dititipkan ditoko-toko yang dekat di sekolahannya, semenjak SMA dia mempunyai tabungan sendiri yang hasil keringatnya sendiri tanpa meminta uang kepada orangtuanya, dan dia mengikuti organisasi pramuka, dari mengikuti organisasi dia banyak dapat pengalaman seperti dapat tambahan baru seperti mengajari anak SD pramuka yang gajinya lumayan untuk tambahan masuk perguruan tinggi.
             Waktu daftar perguruan tinggi, dia daftar melalui span-ptkin dengan memilih prodi pendidikan agama islam dan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di IAIN Pontianak dan di IAIN Bukit tinggi (sumatera barat), dan jalur span-ptkin dia tidak lulus dan dia daftar lagi jalur UM-ptkin, dengan memilih prodi yang sama dengan span-ptkin, dan menambah satu prodi yaitu pendidikan bahasa arab di fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan. Dia tes nya di gedung zuhri lantai 4, dan hasil tes nya tidak memuaskan hati karna tes tersebut dia tidak lulus lagi, tapi dia tidak pernah menyerah walaupun sudah berapa kali tidak lulus di jalur span-ptkin dan um-ptkin, dia masih daftar lagi di jalur Mandiri dengan memilih prodi hukum ekonomi syariah dan kukum keluarga islam, dia tes di gedung zuhri lantai 2, dan hasil tes tersebut dia lulus diprodi hukum ekonomi syariah. Dan dia merasakan bahagia walaupun prodi nya itu bukan yang diminati sebenarnya karna dia pinginnya lulus di pendidikan agama islam atau pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, tapi dia bersyukur walaupun bukan prodi yang diminatinya.

Senin, 25 Maret 2019

OBSERVASI BANER

1.      Observasi
Format             : Banner
Foto                 :
Lokasi             : Jln. Panglima A’im
Waktu             : 22 Maret 2019, 16:51
Analis              : Didalam kamus bahasa indonesia tulisan APOTIK itu salah yang seharusnya tulisannya itu ialah APOTEK

2.      Obsevasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jln. Trans Kalimantan
Waktu               : 25 Maret 2019, 13:11
Analisi            : Dalam pernulisan AER GUNUNG itu salah dalam kamus bahasa indonesia tulisan yang  Benar ialah tulis nya itu AIR GUNUNG 
3.      Observasi
Format              : Banner
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. 28 Oktober No. 18B
Waktu               : 24 Maret 2019, 14:57
Analisi              : Didalam tulisan SERVICE itu salah dalam kamus bahasa indonesia, tulisan yang benar ialah SERVIS
4.      Observasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan.
Waktu               : 24 Maret 2019, 14:58
Analis               : Dalam penulisan SANTUN BERANi ViSiONER SEDERHANA itu cara penulisan ada huruf besar dan huruf kecil yang bercampur menjadi satu kata seperti di gambar tersebut. Contoh tulisan yang benar ialah SANTUN BERANI VISIONER SEDERHANA.

5.      Observasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan
Waktu               : 25 Maret 2019, 17:53
Analisis             : Dalam kata S14P itu sangat tidak sesuai dalam kamus bahasa indonesia, contoh kata yang benar ialah SIAP bukan S14P.

6.      Observasi
Format              : Spanduk 
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan
Waktu               : 25 Maret 2019, 17:56
7.      Observasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan
Waktu               : 25 Maret 2019, 17:52
8.      Observasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan
Waktu               : 25 Maret 2019, 17:16
9.      Observasi
Format              : Banner
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. 28 Oktober.
Waktu               : 24 Maret 2019, 14:59
1.  Observasi
Format              : Spanduk
Foto                  : 

Lokasi               : Jl. Trans Kalimantan.
Waktu                : 25 Maret 2

Rabu, 06 Maret 2019

Kisah cerita tentang mencari ilmu di desa orang (pekan bakti mahasiswa kel 1 2019)


PEKAN BAKTI MAHASISWA
DI DUSUN SEMPARONG PARET RADEN
Pada hari sabtu kami semua fakultas syariah berkumpul di halaman kampus institut agama islam negeri pontianak, pada pukul 12.00 siang kami berkumpul untuk berangkat pekan bakti mahasiswa yang akan menuju sei kunyit di Kabupaten Mempawah,
            Aku mendapat kelompok I yang di tugaskan di Dusun Semparong Paret Raden, di waktu perjalanan, kami melihat bis kelompok 3 dan 4 mogok di jalan imam bonjol dan bis kami ikut berenti juga untuk membantu bis kelompok 3 dan 4, setelah cukup lama kami berhenti tersebut, kami lanjut jalan lagi.
Setelah sampai di Dusun Semparong Paret Raden, kami langsung bersiap-siap untuk mengadakan acara pembukaan di dusun semparong paret raden, dan kami sudah siap semua kami langsung menuju musholla yang tidak jauh dari posko kami, setelah sampai di musholla kami langsung sholat maghrib, setelah sholat kami sebagian ada yang mengajar ngaji dan sebagian lagi mengundang warga untuk menghadiri acara pembukaan pekan bakti mahasiswa, warga semua sudah di undang kami langsung kembali lagi musholla untuk sholat isya’, setelah sholat isya’ acara pun di mulai, warga yang datang cukup lumayan banyak tapi tidak semua warga yang datang tapi yang penting acara nya berjalan lancar tidak ada hambatan sekali berkat atas izin sang mahakuasa yaitu Allah swt. Setelah acara nya selesai kami kembali posko kami, setelah sampai di posko kami, kami langsung santai sambil makan malam dan langsung briving dan evaluasi untuk kegiatan besok pagi, setelah briving dan evaluasi selesai kami pun langsung istirahat malam.
Pada hari minggu pukul 04.00 kami sudah bangun untuk melanjut kan kegiatan yang kami buat bersama. Yang pertama kegiatan kami yaitu sholat subuh berjama’ah di mushollah dan lansung mengajar ngaji anak-anak di dusun tersebut, pada pukul 06.00 kami kembali lagi posko kami untuk mengikuti senam pagi, setelah senam kami sarapan dengan susu energen dan ada yang lansung mandi, pada pukul 07.00 kami lanjut sosialisai terhadap masyarakat dusun semparong paret raden, dan kami banyak tau hal hal yang ada di daerah semparong paret raden dan termasuk masalah ekonomi di dusun tersebut. Masalah ekonomi yang pertama yaitu masalah pertanian sahang yang dimana sahan di dusun banyak mati dan tidak bisa menanam sahang kembali disebabkan tanah nya tidak sebagus pada tahun yang lalu. Masalah yang kedua yaitu harga hasil pertanian tersebut.
Ini uraian harga hasil pertanian di dusun semparong paret raden sebagai berikut:
1.      Harga Sahang yang biasa nya sampai 200.000 perkilo dan sekarang menurun menjadi 45.000 perkilo.
2.      Harga Buah kelapa yang biasa harga nya 1 buah kelapa bisa sampai 3000, dan sekarang menjadi 1000 untuk satu buah kelapa.
3.      Harga pinang yang biasa harga nya 20.000 perkilo dan sekarang menjadi 10.000 perkilo.
Itulah daftar harga hasil pertanian tersebut.
            Setelah bersosialisasi kami berjalan kembali untuk mendatangi rumah warga yang lain, setelah berjalan tidak berapa lama kami pun berhenti dirumah warga yang lagi berkumpul dan kami pun menghampiri rumah warga tersebut, setelah sampai didepaan rumah kami pun dipersilahkan duduk, kami pun duduk setelah berjelang satu menit kami mengobrol sama warga tersebut, dan saya pun menanyakan masalah perekonomian di dusun tersebut, dan warga tersebut menjawab sama dengan rumah warga yang pertama singgah tersebut, setelah asik mengobrol tidak terasa waktu sudah pukul 11.00 siang, kami pun ijin pamit untuk kembali ke posko kami untuk siap sholat zhuhur berjamaah, setelah sampai di posko kami di ajak oleh warga untuk mengambil buah pisang dirumah warga tersebut, dan kami pun langsung ikut kerumah warga tersebut,
Inilah kami yang lagi foto bareng bersma warag yang mempunyai pohon pisang, setelah mengambil buah pisang kami langsung mengupas kulit nya bersama-sama biar cepat selesai nya.
            Pada pukul 02.00 kami berangkat ke madrasah untuk sosialisai di madrasah tersebut dan minta izin untuk membantu mengajar di madrasah tersebut, setelah sampai di madrasah kami langsung ke rumah kepala sekolah dan setelah menghadap kepala sekolah kami langsung masuk kelas madrasah tersebut dan kami memberi perkenalan terhadap murid-murid yang ada di madrasah tersebut setelah memperkenal satu persatu kami pun pamit pulang, di perjalanan kami bingung mau kemana. Dan rencana awal kami pingin mau kerumah kepala sekolah SD 21 semparong dikarnakan rumah kepala sekolah jauh kami urungkan mau pergi ke rumah kepala sekolah tersebut, dan kami pun pulang ke posko, sesampai di posko kami melihat jam pukul 02.50, kami yang laki-laki langsung berjalan tidak berhenti lagi ke posko kami langsung ke musholla untuk sholat ashar berjamaah, setelah sholat ashar kami bermain dengan anak-anak di dusun semparong, dengan asik nya kami bermain sampai kami lupa bahwa hari mulai gelap tepat pukul 05.12, kami pun berhenti bermain dan langsung mandi di paret atau di sebut sungai kecil di situ lah saya dan kawan saya mandi.
            Pada malam pukul 08.00 kami briving dan evaluasi kembali  untuk menceritkan kembali apa yang telah diperbuat pada siang hari tersebut, dan hasil briving membuah kan hasil apa yang menjadi masalah ekonomi di dusun semparong paret raden, dan menemukan solusi untuk memperbaiki ekonomi di dusun tersebut. Setelah hasil evaluasi sudah ditemukan kami pun kembali ke tempat tidur masing-masing dan ada yang masih main hp dan ada yang langsung tidur dan bagian pengurus PBM dia masih rapat untuk membuat prokja untuk besok.
Hari senin tanggal 25,02,2019, 04.00
            Kami mulai bangun untuk sholat subuh dan mengajar ngaji anak-anak dan setelah ngaji kami langsung kembali lagi ke posko kami untuk melakukan senam rutin setiap pagi, selesai senam kami sarapan bubur kacang hijau, dan hari ini saya piket masak dan yang lain berangkat ke sekolahan  untuk minta ijin dan langsung soaialisai terhadap sekolahan tersebut, waktu saya piket masak saya bingung mau masak apa hari ini, setelah berpikir beberapa menit dan akhir nya menemukan ide nya yaitu masak sambil ikan tri, dan saya pun mulai mencari rempah-remapah masak untuk sambal ikan tri, rempah nya ialah: cabai kering, bawang merah, bawang putih, ikan tri, dan cabai rawit. Setelah bahan-bahannya sudah terkumpul semua, saya pun lanjut masak sambal ikan tri, setelah semuanya sudah beres dan tinggal menunggu kawan yang lain pulang, saya pun keluar rumah untuk melihat pemandangan di luar rumah, saya pun melihat ada warga yang lagi menjemur sahang di depan rumahnya dan saya membantu menjemur sahang tersebut, setelah selesai menjemur sahang saya langsung kembali ke rumah, mumpung yang lain belum datang saya sempat mencuci baju.


Cukup segini cerita pekan bakti mahasiswa saya
Semoga yang membaca dapat ilmu nya walaupun sedikit
Wa alaikum salam warah martullah weberokatuh

Senin, 04 Maret 2019

Biodata pondok pesantren mambaul khairat

Pondok pesantren mambaul khairat adalah pondok terbesar di kabupaten, pondok pesantren mambaul khairat terkenal dengan pengajian kitab nya.
Kajian di pondok pesantren mambaul khairat itu banyak. Di pondok pesantren tidak hanya bagian kitab nya saja tetapi pendidikan formal nya juga ada dari TK sampai SMA. Tahun ajaran yang akan datang. Pondok pesantren akan membangun perguruan tinggi yang insyallah akan d bangun waktu dekat ini
Pondok sudah banyak mengeluarkan santri-santri yang sudah hafal kitab semacam kitab safinatun najah dan kitab fathul qhorib

Hari raya idhul fitri yang menyenangkan

LEBARAN YANG DINANTIKAN Assalamu alaikum wr. wb Lebaran tahun ini terasa sangat bahagia, lebaran ini sangat unik berbagai corak yang ada...